Kembalinya Senyum Manis Si Kecil

Kembalinya Senyum Manis Si Kecil

Saya adalah seorang wanita karir yang dituntut selama 8 jam untuk stay di kantor. Saya sudah memiliki anak usia balita. Hal inilah yang menjadi sebuah kekhawatiran tersendiri bagi saya. Bagaimana cara saya memenuhi kebutuhan kasih sayang yang selayaknya ia dapatkan dari seorang ibu. Itulah pertanyaan yang sering kali menghantui saya ketika saya berada di tempat kerja.

Kekhawatiran saya terbukti jua, hampir selama tiga bulan dia tidak mau menyusu ASI saya padahal ASI saya masih lancar. Ia juga jadi sering menangis saat saya gendong. Ditambah lagi Arsyfa jadi susah minum susu formula. Mertua saya yang mulai kerepotan merawat Arsyfa (putri saya) menyarankan saya untuk resign dari perusahaan dan stay merawat Arsyfa di rumah. Sebagai orang tua baru, kebutuhan kami tentunya semakin meningkat. Jika saya resign dari perusahaan bagaimana saya dan suami bisa membuat istana kami sendiri jika hanya mengandalkan pendapatan suami saya saja?

Syukurlah saya bertemu dengan situs www.gelangkecubung.com saat iseng-iseng membuka Google. Menggunakan sebuah gelang sebagai sarana pengasihan terdengar cukup aneh memang. Ya, namanya juga usaha, kali aja berhasil. Saya pun memesan dua sekaligus untuk saya dan putri saya.

Alhamdulillah, tidak sampai seminggu saya sudah bisa merasakan manfaatnya. Arsyfa kini semakin nempel dengan saya, mau saya gendong, mau saya susui, tidak rewel, dan perkembangan positif lainnya. Satu lagi yang sangat membuat saya terkesan adalah, setiap kali saya pulang kerja saya selalu saja mendapat senyum manis yang merekah darinya. Ibu mana sih yang tidak bahagia mendapat sambutan semacam itu?

Lena Ashya, Bukit Tinggi